Harapan Mensos: Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan Jadi Pilar Pendidikan Anak Prasejahtera – Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun generasi bangsa yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing. Namun, akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Menyadari hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menghadirkan program Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif yang digagas Presiden Prabowo untuk mencerdaskan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan komitmennya dalam mendukung program ini. Dalam kunjungan kerja ke Banjar Baru, Kalimantan Selatan, ia menyampaikan harapan besar agar Sekolah Rakyat mampu menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak prasejahtera.
🎓 Sekolah Rakyat: Inisiatif Pendidikan untuk Anak Prasejahtera
Sekolah Rakyat hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pendidikan bagi anak-anak mahjong ways yang selama ini terpinggirkan. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mencakup kesehatan, fisik, dan pembentukan karakter.
- Cakupan luas: Saat ini Sekolah Rakyat telah berjalan di 166 titik di seluruh Indonesia.
- Target ambisius: Tahun 2026 direncanakan penambahan 200 titik baru, dengan sasaran lebih dari 100.000 siswa.
- Pendekatan holistik: Selain pendidikan formal, siswa juga mendapatkan pelatihan disiplin, kesehatan, dan keterampilan tambahan.
🏫 Kunjungan Mensos ke Sekolah Rakyat Banjar Baru
Dalam kunjungannya ke Banjar Baru, Gus Ipul menyaksikan langsung bagaimana siswa mengikuti pelatihan di Sekolah Rakyat. Ia tampak bahagia melihat anak-anak menunjukkan bakat dan kemampuan mereka.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat adalah wujud nyata dari arahan Presiden Prabowo untuk menjangkau keluarga prasejahtera, miskin, bahkan miskin ekstrem. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi emas Indonesia pada tahun 2045.
📚 Pendidikan yang Mengubah Hidup
Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan pendidikan formal, tetapi juga membawa perubahan nyata dalam kehidupan siswa:
- Anak-anak yang sebelumnya tidak bisa membaca kini sudah mampu membaca dengan lancar.
- Siswa menjadi lebih disiplin dan mandiri.
- Orang tua merasakan dampak positif, karena anak-anak mereka lebih rajin belajar dan terhindar dari kecanduan gadget.
Program ini membuktikan bahwa pendidikan mampu menjadi alat pengentasan kemiskinan. Anak-anak mendapat kesempatan belajar, sementara orang tua diberdayakan agar lebih mandiri.
🌍 Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Keberhasilan Sekolah Rakyat tidak terlepas dari sinergi antara Kemensos, pemerintah spaceman daerah, dan masyarakat. Dukungan lintas sektor menjadi kunci agar program ini berjalan lancar.
- Kementerian Sosial: Menyediakan fasilitas, tenaga pendidik, dan sistem pembelajaran berbasis teknologi.
- Pemerintah Daerah: Membantu pengelolaan dan memastikan keberlangsungan sekolah.
- Masyarakat: Berperan aktif dalam mendukung anak-anak agar tetap semangat belajar.
⚡ Modernisasi Pendidikan dengan Teknologi
Sekolah Rakyat juga menerapkan sistem Learning Management System (LMS) untuk mendukung proses belajar. Dengan teknologi ini, siswa dapat mengakses materi pembelajaran secara digital, sehingga lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Langkah ini menunjukkan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya berorientasi pada pendidikan dasar, tetapi juga menyiapkan anak-anak menghadapi era digital.
📈 Dampak Sosial dan Ekonomi
Program Sekolah Rakyat memberikan dampak luas bagi masyarakat:
- Peningkatan kualitas SDM: Anak-anak prasejahtera memiliki kesempatan yang sama untuk berpendidikan.
- Pengentasan kemiskinan: Pendidikan menjadi jalan keluar dari keterbatasan ekonomi.
- Pemberdayaan keluarga: Orang tua didorong untuk naik kelas menjadi keluarga mandiri.
- Pembangunan berkelanjutan: Sekolah Rakyat menjadi bagian dari strategi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
🔎 Tantangan dan Harapan
Meski program ini berjalan baik, ada sejumlah tantangan yang perlu diatasi:
- Keterbatasan tenaga pendidik: Guru harus mampu menyesuaikan metode dengan kondisi siswa.
- Pendanaan berkelanjutan: Perlu dukungan finansial agar sekolah dapat terus berkembang.
- Adaptasi siswa: Anak-anak dari latar belakang prasejahtera membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan sistem pendidikan formal.
Harapannya, dengan penambahan titik sekolah dan dukungan lintas sektor, Sekolah Rakyat dapat menjangkau lebih banyak anak di seluruh Indonesia.
✨ Kesimpulan
Program Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan menjadi simbol harapan baru bagi anak-anak prasejahtera. Dengan dukungan penuh dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan arahan Presiden Prabowo, sekolah ini tidak hanya memberikan pendidikan formal, tetapi juga membentuk karakter, meningkatkan kesehatan, dan memberdayakan keluarga.

